9 Komponen 3D Printer dan Fungsinya Lengkap, Mudah Dipahami!

Komponen 3D Printer dan Fungsinya – Asal kalian tahu, kebutuhan mencetak tak hanya sekedar di atas media kertas. Namun adanya kemajuan teknologi juga dapat mewujudkan imajinasi kalian ke dalam bentuk yang lebih nyata.

Hadirnya 3D printer menjawab kebutuhan untuk mencetak sebuah desain digital menjadi sebuah produk nyata yang bisa dirasakan melalui sentuhan. 3D printer sebenarnya memiliki cara kerja yang hampir sama dengan printer laser.

Untuk menghasilkan hasil yang maksimal, 3D printer dirancang dengan komponen berteknologi tinggi yang memiliki kualitas. Setiap komponen printer fungsinya juga berbeda-beda dan masing-masing juga memiliki peran yang sangat penting.

Lantas, apa saja komponen-komponen 3D printer dan fungsinya? Nah, buat kalian yang belum tahu, maka inilah saat yang tepat untuk mengetahuinya. Dimana di bawah ini adalah penjelasan lengkap komponen 3D printer dan fungsinya.

Cara Kerja Mesin 3D Printer

Cara Kerja Mesin 3D Printer

Additive Layer Manufacturing (ALM) atau lebih populer dikenal dengan 3D printer secara umum mempunyai proses atau cara kerja yang hampir sama dengan printer laser, yaitu membuat bentuk berdasarkan susunan lapisan (layer) bahan.

Namun, ada perbedaan paling mencolok dari 2D dan 3D printer, dimana bedanya ada pada gerakan mesin selama proses mencetak. 2D printer hanya bergerak secara horizontal, tapi 3D printer mampu bergerak diagonal maupun vertikal.

Nah, sebelum membahas lebih lanjut terkait komponen 3D printer dan fungsinya, berikut sedikit kami singgung cara kerja 3D printer ini. Berikut uraiannya:

1. Modelling Objek 3D

Model 3D dibuat menggunakan software khusus desain 3D. Software tersebut juga harus didukung oleh printer yang akan digunakan untuk membuat desain 3D.

Software yang digunakan meliputi Tinkercad, Solidwork, Catia, Delcam dan lainnya. Untuk mendapatkan file CAD ini, pengguna juga bisa menggunakan scanner 3D.

2. Proses Pencetakan Objek

Setelah file desain 3D siap, selanjutnya proses mencetak. Lamanya waktu yang dibutuhkan untuk proses pencetakan bergantung pada dimensi model.

Tahapan yang dilakukan diantaranya mesin printer membaca desain 3D, kemudian menyusun lapisan berturut-turut sehingga menjadi model virtual yang otomatis digabungkan agar membentuk sebuah objek lengkap yang utuh.

3. Proses Finishin Objek

Di tahap akhir ini, pengguna dapat menyempurnakan bagian yang dianggap kompleks yang mungkin mengalami perbedaan ukuran (over-sized).

Teknik yang bertujuan untuk menyempurnakan ini juga bisa dilakukan dengan bahan yang berbeda (multiple material), dan warna berbeda (multiple color).

Komponen 3D Printer dan Fungsinya

Komponen 3D Printer dan Fungsinya

Setelah mengetahui sedikit uraian terkait cara kerja 3D printer, selanjutnya tinggal mengenal komponen 3D printer dan fungsinya. Meskipun dirancang dari komponen berkualitas, namun harga 3D printer juga cukup terjangkau sesuai kualitasnya.

Dimana kualitas dan performa 3D printer tak lepas dari peran setiap komponen yang dirancang secara sempurna. Lantas, apa saja komponen dan fungsinya? Simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui peran setiap komponen dan fungsinya.

1. Motherboard

1. Motherboard

Komponen pertama yaitu Motherboard atau papan utama menjadi komponen otak mesin cetak 3 dimensi yang akan menggerakkan langsung komponen lain sesuai perintah komputer.

Sensor pada Motherboard menerima perintah komputer dan menerjemahkannya ke dalam suatu kerja pencetakan objek yang diinginkan. Sehingga kualitas papan controller akan menentukan performa 3D printer secara menyeluruh, termasuk mutu hasil cetak printer tersebut.

2. Filamen

2. Filamen

Filamen adalah material mencetak objek pada 3D printer, seperti tinta pada 2D printer. Filamen memiliki beberapa komponen, yaitu kumparan yang berada pada sebuah spook holder dan ujung filamen yang diposisikan masuk ke dalam extruder.

3. Frame

3. Frame

Frame adalah salah satu komponen 3D printer yang fungsinya menahan komponen lain secara berbarengan. Frame atau disebut juga dengan sasis terbuat dari bahan metal karena mempunyai daya tahan baik dan mampu menstabilkan kinerja mesin.

4. Komponen Penggerak

4. Komponen Penggerak

Sama seperti namanya, komponen penggerak 3D printer fungsinya sebagai pergerakan mesin cetak di ketiga sumbu XYZ dan bergerak mengikuti perintah papan controller.

5. Stepper Motors

5. Stepper Motors

Kunci pergerakan mesin secara mekanik yang mengkoneksikan ketiga sumbu XYZ dan menjadi penggerak print head, print bed, dan threaded rods.

6. Belts

6. Belts

Komponen penggerak Belts terhubung dengan motor yang membuat printer bergerak ke arah sumbu X dan Y.

7. Threaded Rods

7. Threaded Rods

Threaded Rods menjadi komponen yang membedakan 3D printer dengan printer lain, karena Threaded Rods mampu menggerakkan printer pada sumbu Z.

8. End Stops

8. End Stops

End Stops berperan untuk mengurangi risiko kerusakan pada perangkat keras 3D printer. Dimana komponen ini menjadi pelindung mesin cetak agar tidak membuat pergerakan di luar jangkauannya.

9. Power Supply Unit

9. Power Supply Unit

Power supply unit fungsinya sebagai pemasok daya untuk mengoperasikan mesin cetak tersebut. Inilah sumber tenaga listrik yang memastikan pergerakan mesin berjalan lancar.

10. Print Bed

10. Print Bed

Komponen ini menjadi komponen tempat proses pencetakan dilakukan dan tersusun atas beberapa bagian seperti kaca, elemen pemanas dan beberapa jenis lapisan.

Lapisan-lapisan ini nantinya akan membantu saat proses pencetakan. Print bed ini menjadi bagian penting dalam proses pencetakan.

11. Print Bed Surface

11. Print Bed Surface

Print Bed Surface akan mempermudah proses pemindahan objek begitu selesai dicetak. Terdapat beberapa jenis Print Bed Surface dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing yang digunakan sesuai tipe mesin cetak tiga dimensi.

12. Print Head

12. Print Head

Print head fungsinya menjadi bagian yang mencetak filamen ke dalam model tiga dimensi. Komponen ini mempunyai dua bagian, yaitu cold end dan hot end.

Cold end berfungsi untuk merekatkan filamen dan mengarahkannya menuju hot end. Hot end berperan mencairkan filamen sehingga dapat membentuk model tiga dimensi sesuai rancangan yang telah dibuat.  

13. Extruder

13. Extruder

Mesin ekstruder merupakan alat yang cukup sederhana namun memiliki keunikan tersendiri. Prinsip dasar kerja Extruder ialah memasukkan bahan mentah, kemudian didorong keluar melalui lubang cetakan die-die berbentuk piringan atau silinder dengan lubang-lubang cetakan yang terletak pada bagian akhir ekstruder dan berfungsi sebagai pembentuk atau pencetak bahan atau adonan setelah diolah di dalam ekstruder) dalam bentuk yang diinginkan.

Nah, itulah informasi lengkap dari hargaalat.id mengenai komponen 3D printer dan fungsinya lengkap beserta cara kerja 3D printer. Mungkin hanya itu saja informasi dari kami, semoga informasi di atas menambah wawasan kalian tentang 3D printer.

Sumber gambar:

  • fomustudio.com
  • drdflo.com
  • forted3d.com
  • builder.id
  • buyabroadweb.com
  • id.aliexpress.com
  • tokopedia.com
  • creality3dofficial.com
  • skybridge3d.com
  • howchoo.com
  • 3dsourced.com

Tinggalkan komentar